About Icy Cool
Discover the benefits of our toothpaste with natural ingredients for a brighter smile....
7 Kandungan dalam pasta gigi, mouthwash, dan oral spray RC Labs (Part 2)
1. Mint essential oil
Efek anti-mikroba pada mint essential oil telah diobservasi dalam berbagai aplikasi. Mint oil telah digunakan pada produk-produk oral hygiene karena kemampuannya untuk mengatasi halitosis (bau mulut) dan memiliki pengaruh antibakteri dan antibiofilm pada pertumbuhan S. mutans. Kemampuan lainnya adalah anti-inflamasi dan berperan pada penyembuhan luka.
2. Garam Himalaya
Garam Himalaya, juga dikenal sebagai Sendha Namak, ditambang dari tambang garam Khewra di Pakistan. Tidak seperti garam dapur, garam Himalaya diproses secara minimal dan mengandung lebih dari 84 mineral, termasuk kalsium, magnesium, potassium, besi, dan zinc yang seluruhnya penting untuk mempertahankan kesehatan mulut dan sistemik. Mineral-mineral ini tidak hanya memberikan warna pink yang unik tapi juga menjadi pilihan terbaik untuk mendukung kesehatan mulut dan Kesehatan secara menyeluruh.
Berikut adalah kegunaan garam himalaya:
Sejak dahulu, strategi pencegahan gigi berlubang hanya terpusat pada remineralisai enamel melalui penggunaan terapi fluoride, yang memfasilitasi pembentukan fluorapatite- bentuk apatite yang kurang larut sehingga lebih tahan terhadap serangan asam. Fluoride topical, kompleks kalsium fosfat, casein phosphopeptide-amorphous calcium phosphate (CPP-ACP), dan nano-hydroxyapatite telah secara luas digunakan pada praktik klinis dan juga untuk perawatan di rumah dalam membantu memperbaiki enamel gigi. Namun muncul perhatian mengenai potensi resiko fluorosis dari tercernanya fluoride secara berlebihan, terutama pada anak. Hal ini, disertai dengan pergeseran global ke arah yang alami, maka menarik untuk mengembangkan bahan-bahan alami untuk remineralisasi gigi dengan dasar mineral, tidak beracun, dan bahan alternatif berkelanjutan.
3. Natural Calcium (Calcium Carbonate)
Calcium carbonate adalah senyawa kimia dengan formula CaCo3 yang bisa didapatkan secara alami, berasal dari bebatuan, cangkang telur, cangkang siput, tulang ikan, rumput equisetum, batu karang, dan mutiara. Tampilannya berupa bubuk putih, kristal tidak berwarna atau kristal sedikit berwarna.
Calcium carbonate biasa ditambahkan ke dalam pasta gigi sebagai bahan abrasive untuk mengangkat plak gigi. Menunjukkan tingkat kelarutan yang rendah dalam air namun dapat larut dalam asam yang diencerkan. Oleh karena itu zat ini memiliki sifat menahan pH dan melepaskan kalsium, yang berefek buruk pada produksi asam dari bakteri.
Sejak tahun 1950 an telah dilakukan berbagai penelitian yang melaporkan peran calcium carbonate pada karies gigi. Dimana dengan menggunakan bahan tersebut dalam pasta gigi terjadi pengurangan karies gigi secara efektif. Telah dilaporkan bahwa calcium carbonate membantu menetralisir asam plak, meningkatkan kalsium dalam plak gigi, dan berperan sebagai cadangan kalsium selama proses remineralisasi gigi. Menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung zat ini menunjukkan peningkatan kekerasan mikro permukaan dan lebih efektif pada remineralisasi enamel jika dibandingkan dengan kelompok control.
Calcium carbonate (CaCO3) dalam kedokteran gigi kini telah dikembangkan secara nanoteknologi. Struktur partikel Nano dari CaCO3 (nCaCO3) menunjukkan aktivitas biologi yang lebih unggul jika dibandingkan dengan partikel ukuran mikro konvensional, dengan efisiensi remineralisasi yang lebih tinggi pada enamel yang mengalami demineralisasi. Peningkatan stem dari nCaCO3 meningkatkan area permukaan dan ion melepaskan kinetic, yang memfasilitasi nukleasi apatite secara cepat. Secara klinis hal ini menunjukkan pengurangan insidensi karies sekunder.
4. Coconut oill (Cocos nucifera)
Tanaman kelapa adalah satu produk alam yang hampir seluruh bagian pohonnya dapat dimanfaatkan, sebagai bahan makanan maupun minuman. Buah kelapa dapat diproses menjadi virgin coconut oil/minyak kelapa murni yang diperoleh dari daging buah kelapa segar atau kopra. Telah dilakukan banyak penelitian mengenai penggunaan coconut oil sebagai perawatan untuk berbagai penyakit. Diketahui coconut oil dapat meningkatkan imunitas melawan penyakit dan mempercepat pemulihan serta dapat mencegah obesitas.
Coconut Oil mengandung asam lauric yang bersifat antimikroba. Telah terbukti secara efektif mencegah pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi. Coconut oil tetap tertinggal di permukaan gigi meskipun sudah di bilas atau dibersihkan oleh saliva.
Selain sifat antimikroba, berikut kegunaan lainnya dari coconut oil:
Referensi:
Abdelrahman SM, et al. (2024). Effects of Mint Oils on the Human Oral Microbione: A Pilot Study. Microorganisms 12(8):1538. doi: 10.3390/microorganisms12081538
Barboza AS, et al. (2025). Calcium carbonate in dentistry: a bibliometric review of emerging applications and trends. J. Appl. Oral Sci. 33. https://doi.org/10.1590/1678-7757-2025-0287
Chen J., et al. (2024). Preventing Dental Caries with Calcium-Based Materials: A Concise Review. Inorganics, 12(9), 253. https://doi.org/10.3390/inorganics12090253
Muhtar AN, et. (2024). Antibacterial and antibiofilm activity of mint leaves (Mentha piperita L) extracts against Streptococcus mutans UA159: a laboratory experiment. Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 36 No. 1. Microorganisms. 12(8):1538. doi: 10.3390/microorganisms12081538
Permata D., et al. (2024). Evaluating the effectiveness of coconut oil (Cocus nucifera) anti-bacterial benefits in caries prevention: A literature review. International Journal of Science and Research Archive 11(02), 212–215. DOI: https://doi.org/10.30574/ijsra.2024.11.2.0401
Ravisankar B, et al. (2025). Remineralization Potential of Himalayan Rock Salt on Human Extracted Premolar Teeth: An In Vitro Study. IOSR Journal of Dental and Medical Sciences Volume 24, 9:4. PP 23-29.
Reddy U., et al. (2021). Effects of Coconut Oil on Oral Health Status of Patients with Poor Oral Hygiene: Systematic Review and Meta-analysis.
Sevenoralcalre.com. (2025, 16 May). The Science Behind SuperMint: How Mint Improves Oral Health Naturally. Accessed on May 12 from https://sevenoralcare.com/blogs/blog/the-science-behind-supermint-how-mint-improves-oral-health-naturally?srsltid=AfmBOopVlx0LAdmFxCvkvXCi-aDRt18ywNfzaLYJPWvFNzHFLxtuXkt5.
Sobaansalts.com. (2025, 16 May). Benefits of A Himalayan Salt Mouth Rinse: A Natural Way to Boost Oral Health. Accessed on May 12 from https://sobaansalts.com/benefits-of-a-himalayan-salt-mouth-rinse/.
Thahir H., et al.. (2022). Virgin Coconut Oil as a New Concept for Periodontal Tissue Regeneration via Expressions of TNF-α and TGF-β1. International Journal of Biomaterials. https://doi.org/10.1155/2022/7562608
Discover the benefits of our toothpaste with natural ingredients for a brighter smile....
Brushing teeth 2 times a day is not enough to clean your mouth. There are 7 more steps for a good oral health
Mouth is the window of our health, and yet, very few people aware of that. It's a very important part of our body that have great impact on our health.